Begini Cara Bayan Sejahterakan Masyarakat Sekitar Tambang

Jakarta, CNBC Indonesia PT Bayan Resources Tbk (BYAN) terus memberikan kontribusi berkelanjutan bagi masyarakat lokal yang ada di wilayah sekitar tambang. Direktur BYAN, Lim Chai Hock mengatakan, hal tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dan diharapkan keberadaan BYAN di suatu wilayah bisa terus membawa manfaat bagi masyarakat setempat.

“Misalnya employment kita ada ketentuan 30%, baik kita maupun sub-kontraktor harus dari putra-putri daerah setempat,” jelas Lim kepada CNBC Indonesia, beberapa waktu lalu.

Selain itu, demi meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar, BYAN juga tidak ragu untuk melakukan training kepada anak muda setempat hingga memberikan beasiswa.

“Kita kerja sama dengan Kementerian/Lembaga kalau sewaktu-waktu ada pelatihan, termasuk juga bagi kaum disable, memberikan pelatihan batik, jahit, dan juga hidroponik,” tegas Lim.

Bukan cuma itu, Lim juga menegaskan ingin memberikan dampak jangka panjang dengan meningkatkan infrastruktur kawasan. BYAN telah membangun jalan khusus untuk batu bara dan jalan umum, serta tower komunikasi.

“Kami berhadap mudah-mudah dengan infrastuktur ini membuat yang awalnya terisolasi jadi terbuka,” pungkas Lim.

Untuk diketahui, Bayan Group, melalui anak usahanya, Fajar Sakti Prima melaksanakan pembangunan jalan pengangkutan batubara (Coal Hauling Road/CHR) 101 km di Kalimantan Timur. Secara bersamaan, dibangun juga pembangunan jalan umum untuk masyarakat sepanjang 85 Km secara berdampingan dengan tujuan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat baik langsung maupun tidak langsung dan mempermudah akses mobilisasi masyarakat antar desa.

Kedua infrastruktur ini, menjadi proyek infrastruktur terbesar oleh BYAN dan akan jadi jalur angkut batubara terbesar di Tanah Air.

Untuk diketahui, selama 2022, Bayan Group melaksanakan sekitar 143 program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang tersebar di 74 desa atau 21 kecamatan dengan menyerap dana sebesar Rp 40,70 miliar. Sedangkan dana Program PPM untuk 2023 dianggarkan sebesar Rp 40 miliar yang hampir sama dengan realisasi 2022.

Untuk pelaksanaan CSR yang dilakukan melalui program beasiswa pendidikan kepada masyarakat di luar lokasi Tambang milik Bayan Group dianggarkan mencapai Rp 19,7 miliar pada 2022 dan sekitar Rp 50 miliar untuk 2023. https://cekikikan.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*